This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 09 Desember 2015

MASJID TELOK MANOK DOMINASI UNSUR KAYU YANG MENAWAN

JAKARTA - 15 November 2015. Mencermati bangunan masjid yang berlokasi di Desa Telok Manok, kampung kecil sekitar 25 kilometer dari ibu kota Provinsi Narathiwat, Thailand, sekilas tampak seperti bangunan rumah gadang yang ada di wilayah Padang dan sekitarnya.
Hampir 85 persen material bahan masjid yang dikenal pula dengan sebutan Masjid Wadi Hussein ini berasal dari potongan dan lempengan kayu yang alami, kaya dengan serat-serat khas pepohonan. Hanya beberapa bagian bangunan yang bahannya menggunakan material umum.
Masjid yang konon dibangun oleh al-Hussein as-Sanawi, penyebar Islam di kawasan tersebut, selesai dibangun pada 1768 M, menjadi masjid tertua yang masih berdiri di Thailand. Identik dengan al-Hussein lantaran nama tersebut berkontribusi besar bagi tegaknya Islam di bumi Thailand.
Ia bahkan pernah mengembara di berbagai pulau di Nusantara, termasuk beberapa tempat di Pulau Jawa, Pulau Lombok, hingga ke Negeri Campa (kini Vietnam) sebelum kemudian menetap di wilayah yang kini disebut Telok Manok di wilayah Patani Raya, Thailand.
Fondasi yang menjadi penyangga masjid ini berasal dari bahan-bahan material umum, bu kan kayu, baik pada fondasi dasar maupun fondasi penyangga atap. Fondasi dasar ini dibuat berbentuk balok memanjang, fungsinya untuk menahan seluruh material bangunan masjid yang sudah berusia kurang lebih 300 tahun.
Tinggi fondasi dari permukaan tanah terhadap bangunan mencapai satu meter dengan lebar kurang lebih 25 cm. Fondasi yang terbangun kuat di setiap penjuru bangunan itu adalah salah satu kunci mengapa masjid unik ini bertahan kokoh sampai sekarang.
Tiga entitas 
Jika dilihat seni arsitekturnya, bangunan masjid ini merupakan perpaduan antara gaya arsitektur tiga entitas Asia, yaitu Thailand, Melayu, dan Cina. Hal itu bisa dilihat dari atap dan beberapa ukuran yang terdapat di sejumlah bagian kayu.

Atap masjid ini bentuknya melengkung seperti halnya atap kuil tempat ibadah mayoritas etnis Tionghoa. Atap masjid dibuat terdiri atas dua lapis. Lapis atap pertama dibuat lebih lebar sehingga menutupi seluruh bangunan, sementara lapis atap kedua lebih kecil fungsinya untuk memperindah bangunan masjid yang berdiri di atas tanah kurang lebih 200 meter persegi tersebut.
Bangunan utama Masjid Telok Manok terdiri atas dua bangunan yang digabungkan menjadi satu. Keseluruhan bangunannya merupakan bangunan rumah panggung sebagaimana rumah tradisional Melayu. Rumah panggung dibangun selain untuk menghindari binatang buas, juga untuk mengantisipasi iklim lembap kawasan setempat.
Sebelum masuk ke masjid, kita harus melewati beberapa anak tangga yang terbuat dari material umum. Anak tangga ini merupakan akses satu- satunya untuk bisa masuk ke dalam masjid.
Setelah berada di dalam masjid kita akan kembali menemukan paduan seni yang sangat kental.

Karya seni khas Cina terlihat dari banyaknya ukiran abstrak yang terdapat pada lempengan kayu, sementara seni Melayu terdapat pada ukiran kerawang menghias daun jendela masjid ini.
Seperti keseluruhan struktur bangunan, kreativitas begitu mencolok pada pembuatan jendela kayu. Ukiran khas Melayu juga menyentuh kayu penopang atap masjid hingga ke bagian ujung penopang atap.

Pada awalnya, bangunan masjid ini menggunakan atap daun palem, namun kemudian diganti dengan atap genteng buatan lokal pedalaman gaya Patani. Bentuk atap masjid ini memang tak lazim, meski dibangun dalam bentuk atap bersusun dua, atap paling atasnya itu dibangun di atas struktur yang merupakan lapisan atap di bawahnya.
Ruang utama masjid yang memiliki lebar kurang lebih 100 meter persegi ini disekat menjadi dua. Untuk menghubungkan antara ruangan depan dan belakang, sebagai penyekat dibuatkan dua buah pintu. Kedua ruangan tersebut tetap men jalan kan fungsinya sebagai tempat beribadah dan memberikan kenyamanan bagi para jamaah masjid.
Tak heran jika masjid ini menjadi favorit warga sekitar untuk menunaikan ibadah wajib dan sunah. Sehari-harinya, tak kurang dari 50 jamaah mendatangi masjid ini untuk beribadah.
Pada hari-hari besar, jumlahnya bisa membeludak, mencapai 200 orang.

Tak jauh dari masjid ini, terdapat sungai. Sungai yang membentang membelah desa Telok Manok ini menjadi sumber air bersih utama untuk berwudhu bagi para jamaah. Pemakaman Islam kuno juga ditemukan tak jauh dari lokasi masjid ini berada.
Wisata religi 
Meski sudah berusia ratusan tahun, hingga kini Masjid Te- lok Manok masih berfungsi dengan baik dan menjadi sa- lah satu objek wisata religi andalan daerah tersebut yang kaya dengan sejarah.

Desa Telok Manok merupa- kan salah satu desa yang berada di ujung paling selatan wilayah Thailand berbatasan dengan wilayah utara Malaysia di kawasan semenanjung. Desa ini menghadap ke Teluk Thailand, sekitar empat km dari ibu kota Distrik Bacho dan 25 km dari ibu kota Provinsi Natathiwat.
Wilayah Thailand Selatan ini sering kali disebut sebagai wilayah Patani Raya karena memang sejarahnya wilayah ini merupakan bekas wilayah kekuasaan Kesultanan Melayu Patani. Itu sebabnya hingga kini mayoritas penduduk wilayah ini memiliki akar tradisi Islam dan Melayu yang sangat kuat.

Referensi sumber diulas dari links:-
...........................................................

PENGARUH CINA

JAKARTA -- 15 November 2015. Sebelum masuk ke masjid, kita harus melewati beberapa anak tangga yang terbuat dari material umum. Anak tangga ini merupakan akses satu- satunya untuk bisa masuk ke dalam masjid. Setelah berada di dalam masjid kita akan kembali menemukan paduan seni yang sangat kental.
Karya seni khas Cina terlihat dari banyaknya ukiran abstrak yang terdapat pada lempengan kayu, sementara seni Melayu terdapat pada ukiran kerawang menghias daun jendela masjid ini. Seperti keseluruhan struktur bangunan, kreativitas begitu mencolok pada pembuatan jendela kayu. Ukiran khas Melayu juga menyentuh kayu penopang atap masjid hingga ke bagian ujung penopang atap.
Pada awalnya, bangunan masjid ini menggunakan atap daun palem, namun kemudian diganti dengan atap genteng buatan lokal pedalaman gaya Patani. Bentuk atap masjid ini memang tak lazim, meski dibangun dalam bentuk atap bersusun dua, atap paling atasnya itu dibangun di atas struktur yang merupakan lapisan atap di bawahnya.
Ruang utama masjid yang memiliki lebar kurang lebih 100 meter persegi ini disekat menjadi dua. Untuk menghubungkan antara ruangan depan dan belakang, sebagai penyekat dibuatkan dua buah pintu. Kedua ruangan tersebut tetap men jalan kan fungsinya sebagai tempat beribadah dan memberikan kenyamanan bagi para jamaah masjid.
Tak heran jika masjid ini menjadi favorit warga sekitar untuk menunaikan ibadah wajib dan sunah. Sehari-harinya, tak kurang dari 50 jamaah mendatangi masjid ini untuk beribadah. Pada hari-hari besar, jumlahnya bisa membeludak, mencapai 200 orang.
Tak jauh dari masjid ini, terdapat sungai. Sungai yang membentang membelah desa Telok Manok ini menjadi sumber air bersih utama untuk berwudhu bagi para jamaah. Pemakaman Islam kuno juga ditemukan tak jauh dari lokasi masjid ini berada.
Wisata religi Meski sudah berusia ratusan tahun, hingga kini Masjid Telok Manok masih berfungsi dengan baik dan menjadi salah satu objek wisata religi andalan daerah tersebut yang kaya dengan sejarah.
Desa Telok Manok merupakan salah satu desa yang berada di ujung paling selatan wilayah Thailand berbatasan dengan wilayah utara Malaysia di kawasan semenanjung. Desa ini menghadap ke Teluk Thailand, sekitar empat km dari ibu kota Distrik Bacho dan 25 km dari ibu kota Provinsi Natathiwat.
Wilayah Thailand Selatan ini sering kali disebut sebagai wilayah Patani Raya karena memang sejarahnya wilayah ini merupakan bekas wilayah kekuasaan Kesultanan Melayu Patani. Itu sebabnya hingga kini mayoritas penduduk wilayah ini memiliki akar tradisi Islam dan Melayu yang sangat kuat.

Referensi sumber diulas dari links:-

...........................................................

10 DESEMBER HARI HAK ASASI MANUSIA

Pada 10 Desember 1948 (2491), Majelis Umum PBB menyetujui Deklarasi Hak Asasi Manusia (Universal Declaration of Human Rights) dan pengumuman tanggal 10 Desember setiap tahun adalah hari hak asasi manusia (Human Rights Day) dan sejak itu seluruh struktur mekanisme hak asasi manusia dan instrumen telah dikembangkan untuk menjamin hak-hak dasar dan mencegah pelanggaran hak asasi manusia dalam masyarakat internasional tentang hak asasi manusia di seluruh dunia diperingati dengan tema itu. "Manusia dilahirkan bebas dan sama dalam martabat, kebebasan dan hak-hak".
Deklarasi Hak Asasi Manusia Dan pengembangan kewajiban internasionalnya pada hak asasi manusia.
Setelah Perang Dunia ke-2 berakhir tahun 1946 (2489), seluruh negara telah menyadari bahwa perlindungan efektif hak asasi manusia adalah penting untuk penyebab perdamaian dan kemakmuran di dunia karena itu bersama-sama mendirikan PBB. Organisasi Dunia bertindak untuk melindungi (Protect) membangun rasa hormat (Respect) dan prestasi (Fulfill) dalam mempromosikan dan melindungi hak asasi manusia dari ras manusia yang benar-benar terjadi seluruh. Di Majelis Umum PBB untuk pertama kalinya sejak 1946 (2489) telah meminta Komisi Hak Asasi Manusia membentuk Draft Deklarasi tentang Hak-Hak dan Kebebasan Fundamental Disebut "Deklarasi Hak Asasi" oleh Majelis Umum PBB menyetujui Deklarasi 10 Desember 1948 (2491).
Deklarasi Hak Asasi Manusia sertakan pembukaan ayat dan ketentuan 30 bagian. Didefinisikan hak asasi manusia dan kebebasan dasar manusia menerima tidak boleh mendiskriminasikan tidak adil karena perbedaan Asal, etnis, bahasa, jenis kelamin, usia, fisik atau kesehatan, kondisi status sosial dan ekonomi, agama, pendidikan atau pendapat politik, termasuk hak untuk hidup, Kebebasan dan keamanan orang, Hak atas standar hidup yang layak, Kebebasan untuk mengekspresikan pendapat, Hak untuk Pendidikan, Hak untuk tidak disiksa, termasuk tindakan melanda martabat.Kemanusiaan, dll
Tujuan dari pernyataan sebegitu dilakukan untuk menentukan prinsip-prinsip dan standar, untuk berbagi pengertian pada ketentuan dari Piagam Perserikatan Bangsa-bangsa tentang hak asasi manusia. Setelah tahun Deklarasi global menyebabkan perkembangan 1948 (2491) tentang hak asasi manusia. Oleh Dewan poros tentang perencana Deklarasi Universal sebagai bagian salah satu dari dua bagian adalah Deklarasi untuk menentukan prinsip-prinsip, atau aspek umum dari standar hak asasi manusia, dan bagian kedua adalah instrumen hukum yang menciptakan kewajiban untuk pihak yang tak terlupakan yang akan perlindungan hak asasi manusia dan hak-hak terbatas untuk bertindak.
Data tahun 2007 (2550), Perserikatan Bangsa-bangsa menyetujui dokumen dalam bagian kedua, yang merupakan instrumen hukum yang mengikat negara-negara pihak perlindungan (Protect) Membangun penghargaan (menghormati) dan mencapai hasil (memenuhi) promosi dan perlindungan HAM, seperti Dalam jumlah Sembilan edisi meliputi kewajiban.(1) Konvensi tentang Penghapusan Diskriminasi rasial dalam segala bentuknya, (ICERD) (2) Kovenan Internasional tentang Hak Sipil. Dan Hak Politik (ICCPR) (3) perjanjian internasional tentang hak ekonomi, sosial dan budaya (KOVENAN) (4) hak Konvensi tentang Penghapusan Diskriminasi terhadap wanita (CEDAW) dalam segala bentuk (5) Konvensi memerangi penyiksaan dan penyalahgunaan, sebagai baik sebagai praktis aktivitas atau hukuman yang menurunkan nilai sebagai manusia (CAT) (6) Konvensi tentang hak-hak anak (CRC) (7) Konvensi perlindungan hak-hak semua pekerja migran dan anggota keluarganya (ICRMW), pekerja migran (8), Konvensi tentang perlindungan individu dari kerugian besar (belum di force) dan (9) Konvensi tentang hak-hak Penyandang Cacat (belum di force).
Dibangun oleh negara-negara pihak kewajiban yang disebutkan di atas. Proses harus sesuai ukuran per orang dalam yurisdiksi negara dan tidak diskriminasi berdasarkan berbagai Serikat juga harus menambahkan langkah-langkah tambahan (tindakan afirmatif) untuk asuransi atau untuk mempromosikan akses ke hak untuk orang dengan gangguan ringan. Ada pembatasan akses ke seperti hak atau risiko diperlakukan dengan mudah.
Negara Thailand dengan kewajiban internasional kewajiban terhadap hak asasi manusia.
Negara ini telah menandatangani asosiasi dari kewajiban atas enam edisi, termasuk ICCPR, ICESCR, CEDAW, CRC, ICERD dan CAT, isi substantif kewajiban hak asasi manusia telah disediakan dalam Konstitusi Kerajaan Thailand. ini adalah hukum tertinggi negara. Walaupun Konstitusi Kerajaan Thailand 1997 (2540) dikatakan HAM yang cukup lengkap, dihentikan pada 2006 (2549) dan Undang-Undang Kerajaan Thailand 2007 (2550) bukannya pentingnya substantif hak asasi manusia sebagaimana tercantum dalam kewajiban yang disebutkan di atas, juga muncul dalam konstitusi ini Jadi tindakan yang mengakibatkan pelanggaran hak asasi manusia. Martabat manusia Dan kebebasan memang bertentangan dengan Konstitusi yang merupakan hukum tertinggi di negeri ini. Dan juga bertentangan dengan hukum internasional Kedua kewajiban internasional tentang hak asasi manusia. Dan dengan Deklarasi Universal.

DEKLARASI JARINGAN ORGANISASI MASYARAKAT UNTUK PERDAMAIAN DALAM PERISTIWA ORANG TEWAS DI KAMP MILITER PROVINSI PATTANI

PATANI: Kelanjutan berita dari pagi hari pada tanggal 04 Desember 2015, peristiwa terjadi salah seorang dicurigai oleh pegawai (Badan Keamanan Instansi Pemerintah). Berdasarkan pada kasus-kasus hukum dan ketetapan hukum darurat/Emergency Degree (perbatasan Thailand selatan, Patani) sehingga mangsa telah meninggal di Kamp Militer Ingkhayutborihan Provinsi Pattani. Setelah itu, pada sekitar waktu siang pada hari yang sama, Kolonel Pramoty Phrohom’in juru bicara (Internal Security Operations Command) telah mengeluarkan pernyataan resmi bahwa “Pada tanggal 04 Desember 2015 pukul 08.00 menginformasikan Abdulaziz Dolah yang berkediaman di Kampung Ban Mai, Mukim Kholotanyong, Daerah Nongcik, Provinsi Pattani telah meninggal di Kamp Militer”.
Abdulaziz Dolah ditahan sejak 11 November 2015, oleh Satuan Militer UnitOperasi Khususn 24 Pattani. Mendapatkan akses jejak menangkap dengan mengguna penegakan hukum darurat di daerah Mukim Kholotanyong, Daerah Nongcik, Provinsi Pattani. Abdulaziz Dolah (Paksu) dianggap berupa salah seorang pelaku kekerasan (Supervisor Kompi). Dan dari hasil interogasi awalnya, Dia mengaku dirinya adalah salah seorang pelaku kekerasan (telah melewati po zoom). Kemudian, di lain waktu pula dari pihak pegawai sendiri dapat tersimpan berupa gugatan harian Kantor Polisi Daerah Nongcik dan terkirimnya lagi (Abdulaziz Dolah) untuk mengambil tindakan interogasi selanjutnya di Unit intelijen militer Wilayah Selatan, sehingga meninggal sementara waktu tahanan pada tanggal 04 Desember 2015.
Kematian Abdulaziz Dolah, pegawai dapat mengundang 3 belah dari pihak kerabatnya dan Komite Islam dari Provinsi Pattani, untuk membuat Ketenagakerjaan periksaan dan Dokter di daerah tidak dapat menentukan penyebab kematian. Ketika nyata tidak diketahui bahwa kematian akibat penyebab apapun. Untuk ketenangan pikiran dari kerabatnya dan masyarakat umum. Terpentingnya, pengecualian utama orang jahat membawa masalah kematian Abdulaziz Dolah upaya mengembangkan (memperluas) manfaat lain lagi dan melelah memutarkan fakta atau Ini mungkin bahwa itu adalah tindakan dari pejabat pemerintah. Pegawai lalu berminta dari istrinya, akan membawa mayat ke Rumah Sakit Prince Of Songkhla University Kampus Hatyai untuk membuat bukti. Melalui kerabat, setuju supaya membuat kebenaran tentang fakta kematian.
Divisi Operasi Keamanan dalam Departemen Tamu.4. Jadi belajar untuk orang tua saudara Pemimpin lokal, pemimpin agama, para pemimpin setempat dan kelompok sekelompok kerabat yang meninggal agar tidak jatuh ke tangan isyarat adalah desas-desus apapun yang Kelompok orang-orang yang tidak mengharapkan baik untuk membawa itu menciptakan perpecahan dan korupsi kerusakan instansi pemerintah. Sebelum hasil fakta dari kematian, menunggu hasil dari operasi, dokter akan juga membuktikan ada rapat usaha menjelaskan fakta-fakta lebih lanjut.

Jaringan Organisasi Masyarakat untuk Perdamaian punya pendapat pada insiden yang telah terjadi sehingga tidak mempengaruhi suasana damai yang akan melihat komitmen dari orang-orang di daerah perbatasan selatan Patani sebagai berikut:
1. Instansi pemerintah harus memiliki proses pendengaran survei pendapat berpedoman untuk mengatasi keraguan dari masyarakat, mendengar suara dari masyarakat sipil dan organisasi kemasyarakatan, di mana keluarga dan kerabat telah lahir kepercayaan yang relatif dan sangat sensitif.
2. Jika pemerintah diharuskan pembentukan Komite Independen untuk mencari kebenaran dan ciri-ciri karakteristik Komite tersebut harus berasal dari hasil proses survei, berdasarkan pendapat dari pasal 1 diatas. Karena dapat mempelajari dari Komite independen mengamati fakta-fakta dalam beberapa kasus dari sebelumnya, masyarakat tidak percaya lagi terhadap komite independen. Akhirnya, itu tidak akan menerima hasil dari Komite tersebut. Alasan utama, karena Komite tidak didasarkan pada orang-orang dan masyarakat dari awalnya. Ketika itu tidak akan menerima oleh sebagian besar masyarakat, dan ini mengakibatkan suasana sosial dan pemerintah saat ini tidak bisa dipercayai, ketika pemerintah tidak dipercayai oleh masyarakat, itu sangat mempengaruhi dalam proses perdamaian atau perundingan damai berkegagalan.
3. Sebelum kesimpulan dari kasus ini, pemerintah harus dilakukan menurut pasal 1 selesai dulu.

7 Desember 2015
Jaringan Organisasi Masyarakat untuk Perdamain

PA(T)TANI Patani atau Pattani?


PATANI atau Pattani? Dua kata ini sering membingungkan umat Islam untuk menyebut Provinsi muslim di Thailand Selatan itu. Namun, Islampos menemukan jawabannya saat melakukan liputan selama empat hari di sana.
“Sebut kami orang Patani. Karena Pattani adalah bahasa yang disematkan penjajahan Siam,” kata Zakariya aktifis Hak Asasi Manusia (HAM) Patani kepada Islampos.
Zakariya menyebutkan bahwa asal nama Patani berasal dari kata Fathony atau Fathonah yang dalam bahasa Arab berarti Cerdas.
Meski memiliki Provinsi tersendiri di Thailand, namun sebenarnya Patani lebih merujuk kepada tiga wilayah basis muslim (Melayu) di Thailand selatan yakni, Yala, Narathiwat, dan Patani.
Laporkan iklan?
“Masyarakat Patani menyebut ketiga Provinsi ini dengan Patani Darussalam,” terang Zakariya.

Dalam penelurusan Islampos, kata Pattani banyak dipakai untuk menyebut Patani dalam bahasa Inggris dan bahasa Thailand.
Menurut pakar Sejarah Melayu dan pengarang buku Sejarah Perjuangan Melayu Patani (1999), Nik Anuar Nik Mahmud, sejarah awal Kerajaan Melayu Patani masih diselimuti kekaburan. Dalam catatan sejarah, belum dapat dipastikan kapan sebenarnya kerajaan Melayu Patani didirikan, meski kerajaan Patani sudah memegang peranan penting di Pelabuhan Semenanjung Melayu pada abad 8 Masehi.
Sejarawan Eropa, kata Nik Anuar, percaya bahwa negeri Langkasuka yang terletak di pantai timur Semenanjung Tanah Melayu antara Senggora (Songkhla) dan Kelantan adalah lokasi asal negeri Patani.

10 DESEMBER HARI HAK ASASI MANUSIA INTERNASIONAL DAN HARI KONSTITUSI NEGARA THAILAND















PATANI Pada tanggal 10 Desember. Selain itu, adalah Hari Konstitusi Negara Thailand. Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations) juga telah ditunjuk pada hari yang sama (setiap tahun) pada tanggal 10 Desember adalah Hari Hak Asasi Manusia Internasional, tapi sebagian besar masyarakat jarang ketahui bahwa pada tanggal 10 Desember adalah Hari Hak Asasi Manusia melainkan hanya Organisasi Hak Asasi Manusia.
Konstitusi negara Thailand, sebenarnya berfokus pada hak-hak kebebasan dan menekankan bahwa penting pada martabat kemanusiaan. Hak dan kebebasan orang harus dilindungi tanpa mengira sumbernya dari buaian seks, agama dan itu juga ada didalam kategori bab ke-3. Hak dan kebebasan warganegara Thailand (hukum bagian 40) dan itulah mempertunjukan bahwa konstitusi negara Thailand sangat memberi perhatian kepada Hak Asasi Manusia. Selain dari Kementerian Pembangunan Sosial dan Keamanan Manusia juga memiliki banyak organisasi-organisasi pengembangan sektor swasta untuk bekerjasama menyampingkan Hak Asasi Manusia sesuai dengan komisi pekerjaannya. Hak Asasi Manusia Internasional dan organisasi-organisasi pengembangan sektor swasta terutama adalah Amnesty International English dan juga Human Right Watch Amerika.
Hak Asasi Manusia(HAM) adalah hak dasar yang dimiliki oleh seseorang sejak ia dalam kandungan yang berlaku secara universal. Kemudian, semakin merupakan hak untuk kebebasan seseorang dengan diseimbangi oleh dunia internasional (Piagam PBB) yang mana sudah mendeklarasikan tentang Hak Asasi Manusia (The Universal Declaration of Human Rights) dan juga telah tercantumnya dengan jelas tentang hak asasi manusia sebagai hukum tertinggi untuk menjalankan konstitusional negara, artinya hukum konstitusi negara Thailand juga telah menentukannya bahwa; Hak Asasi Manusia adalah hak dan kebebasan bagi warga negara yang bisa untuk menentukan hak-hak dasar bagi warganegara Thailand.
Munculnya hari Hak Asasi Manusia Internasional itu, setelah berakhirnya perang dunia ke-2, maka dari berbagai pemimpin negara berkeputusan bahwa ini sangat tepat dan penting untuk merealilsasikan perlindungan hak asasi manusia untuk memberikan kontribusi perdamaian dan kemakmuran di dunia. Jadi, oleh karena itu bersepakat mendirikan Piagam PBB sebagai organisasi dunia untuk melindungi umat manusia agar mendapat keadilan dan kesetaraan. Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa berkeputusan mendeklarasikan tentang Hari Hak Asasi Manusia secara umum pada tanggal 10 Desember 1948M, dan pengumumannya di setiap tahun pada tanggal 10 Desember sebagai Hari Hak Asasi Manusia.
Setelah itu, Majlis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa diadakan resolusi pada tahun 1952M, untuk rancangan instrument isu-isu hak asasi manusia 2 edisi yang telah diberikan nama aturan (convenant) berpendapat bahwa pada hak-hak sipil, politik, ekonomi, sosial, dan budaya, dan dapat dipersetujuan pada tanggal 16 Desember 1966M dan tanggal 03 Januari 1976M berurutan, dan kemudian diadakan resolusi pengumumannya di tahun 1995-2004M adalah dekade dari pendidikan Hak Asasi Manusia Internasional.
Perserikatan Bangsa-Bangsa menunjukkan kepedulian atas pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di beberapa daerah di dunia terutamanya terhadap isu-isu imigran, pengungsi yang tidak mempunyai tempat tinggal (tidak bernegara), minoritas, kelompok-kelompok gerakan politik keagamaan, media massa, penganiayaan anak, tenaga kerja anak, pengerahan anak sebagai tentara, anak yatim nyasar, anak-anak jalanan, prostitusi anak, anak yang terinfeksi HIV dari ibu mereka, perdagangan senjata dan bom perang, penganiayaan tahanan, Kepadatan penduduk di penjara, dan kekurangan fasilitas untuk tahanan.
Di negara Thailand, setiap tahun pada tanggal 10 Desember adalah Hari Konstitusi sebagai kesempatan hari untuk memperingati Raja Rama IX (Phrabatsomdejphrapoklaocaoyuhua) dirahmatkan untuk memerintahkan bentuk kerajaan konstitusi baru dari undang-undag konstitusi kerajaan Siam sementara tahun 1932M, yang kemudian pengumuman pada tanggal 27 Juni 1932M setelah perubahan peraturan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari monarki absolute menjadi demokrasi pada tanggal 24 Juni 1932M bersifat utama adalah perubahan pemerintah rezim menjadikan pemerintah peraturan parlemen. Hal ini karena konstitusi administrasi kerajaan Siam sementara tahun 1932M menyatakan bahwa raja sebagai kepala negara tidak bertanggungjawab politik yang hanya berwenang atas menteri-menteri saja, maka Raja menunjuk jasa pemerintahan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai pihak perundang-undangan tidak hanya kekuasaan legislatif, tetapi menteri-menteri adalah yang memiliki kekuatan untuk mengontrol pengelolaan negara. Namun menteri-menteri dan juga termasuk Raja adalah bersama-sama merupakan pemerintahan dan ia memiliki kekuatan untuk membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jika itu dilakukan dengan cara yang akan membahayakan atau merugikan kepentingan negara sebagai hasil dari pemecatan anggota dewan yang terpilih menjadi pemilihan dewan perwakilan baru. Pada bagian tentang Raja sudah menetapkan bahwa raja diadakan dalam posisi yang dihormati oleh masyarakat, tidak akan dilanggar.
Konstitusi adalah hukum tertinggi negara merupakan peraturan dan kesepakatan masyarakat untuk memperingati konstitusi sebagai isu pertama dan permanen. Dan Raja Rama IX (Phrabatsomdejphrapoklaocaoyuhua) telah diberikan keagungan kepada semua warganegara Thailand.
Oleh karena itu pemerintah menetapkan pada tanggal 10 Desember adalah Hari Konstitusi negara Thailand.
Untuk monumen demokrasi ini, dibangun pada tanggal 24 Juni 1939M bersamaan dengan hari perubahan aturan dan sebagai ketetapan hari nasional pada waktu itu. Dengan keinginan Chom Phon P. Phibunsongkhram sebagai pemerintahan, yang kemudian telah dikritik pada tahap berikutnya karena pemerintahan tidak memerintahkan dengan cara berdemokrasi.

Rabu, 11 November 2015

PELAJAR SELATAN THAILAND TAHFIZ DI MALAYSIA


Ampera Patani - Yayasan Yayasan Kebajikan dan Pendidikan Asia Tenggara (Seaweed) berjaya melahirkan lapan pelajar Diploma Tahfiz Al-Quran di Pusat Islam Darul Quran terdiri dari kalangan masyarakat wilayah bergolak selatan Thailand.
Pengerusinya, Tan Sri Wan Abu Bakar Wan Omar berkata, pelajar ini adalah antara yang terakhir bernaung dibawah mereka selepas melahirkan hampir 100 jururawat dan pelajar jurusan kemahiran yang menerima pendidikan formal di negara ini.
Katanya, sebagai pengerusi yayasan itu, beliau amat khuatir sekiranya pelajar ini gagal untuk meneruskan kehidupan sebaik mungkin di negara mereka sebaik pulang ke kampung halaman masing-masing.
"Kerajaan Thailand hendaklah memainkan peranan sebaik mungkin agar usaha meningkatkan modal insan dan pendidikan masyarakat setempat.
"Masyarakatnya mengharapkan kerajaan terus memberikan bantuan agar mereka dapat melanjutkan pelajaran ke peringkat yang lebih tinggi," katanya ketika menyampaikan sijil penghargaan kepada pelajar yang menamatkan pengajian selama tiga tahun.
Program berkenaan adalah kerjasama Jabatan Kemajuan Islam Malaysia melibatkan pelajar berumur antara 20 hingga 25 tahun yang berasal daripada tiga wilayah utama, iaitu Narathiwat, Pattani dan Songkhla.
Wan Abu Bakar sebelum ini adalah Ketua Pengarah Task Force 2010 (Malaysia) yang menjadi koordinator usaha kedamaian di selatan Thailand.
Task Force 2010 (Malaysia) ditubuhkan pada 20 Oktober 2007 yang diberi mandat selama tiga tahun oleh Jabatan Perkhidmatan Awam mengendalikan usaha-usaha damai di negara gajah putih itu.
Agensi di bawah Jabatan Perdana Menteri itu akhirnya ditamatkan perkhidmatannya pada 1 Januari 2010.
Mengulas mengenai Yayasan Seaweed, Wan Abu Bakar berkata, mereka juga mengadakan kerja-kerja kebajikan dan kemasyarakatan ke seluruh Asia Tenggara termasuk di Kemboja.
"Kita mengalu-alukan sumbangan korporat dan individu perseorangan dalam memastikan yayasan ini dapat memberikan bantuan kepada mereka yang benar-benar memerlukan," katanya.